Kamis, 04 November 2010

SEJARAH BANTEN (BAGIAN 1)

Posted on February 28, 2008 by Arum Kusumawardhani
Filed Under Budaya | 57,461 views
Saduran Bebas dari buku “THE SULTANATE OF BANTEN by Claude Guillot, Hasan M. Ambary and Jacques Dumarçay, Gramedia 1990”
ASAL MUASAL
peta-banten.jpg
Tidak banyak yang diketahui mengenai sejarah dari bagian terbarat pulau Jawa ini, terutama pada masa sebelum masuknya Islam. Keberadaanya sedikit dihubungkan dengan masa kejayaan maritim Kerajaan Sriwijaya, yang menguasai Selat Sunda, yang menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera. Dan juga dikaitkan dengan keberadaan Kerajaan Sunda Pajajaran, yang berdiri pada abad ke 14 dengan ibukotanya Pakuan yang berlokasi di dekat kota Bogor sekarang ini. Berdasarkan catatan, Kerajaan ini mempunyai dua pelabuhan utama, Pelabuhan Kalapa, yang sekarang dikenal sebagai Jakarta, dan Pelabuhan Banten.
Dari beberapa data mengenai Banten yang tersisa, dapat diketahui, lokasi awal dari Banten tidak berada di pesisir pantai, melainkan sekitar 10 Kilometer masuk ke daratan, di tepi sungai Cibanten, di bagian selatan dari Kota Serang sekarang ini. Wilayah ini dikenal dengan nama “Banten Girang” atau Banten di atas sungai, nama ini diberikan berdasarkan posisi geografisnya. Kemungkinan besar, kurangnya dokumentasi mengenai Banten, dikarenakan posisi Banten sebagai pelabuhan yang penting dan strategis di Nusantara, baru berlangsung setelah masuknya Dinasti Islam di permulaan abad ke 16.
peta-banten-2.jpg
Peta Lokasi Banten Girang
Penelitian yang dilakukan di lokasi Banten Girang di tahun 1988 pada program Ekskavasi Franco – Indonesia, berhasil menemukan titik terang akan sejarah Banten. Walaupun dengan keterbatasan penelitian, namun banyak bukti baru yang ditemukan. Sekaligus dapat dipastikan bahwa keberadaan Banten ternyata jauh lebih awal dari perkiraan semula dengan ditemukannya bukti baru bahwa Banten sudah ada di awal abad ke 11 – 12 Masehi. Banten pada masa itu sudah merupakan kawasan pemukiman yang penting yang ditandai dengan telah dikelilingi oleh benteng pertahanan dan didukung oleh berbagai pengrajin mulai dari pembuat kain, keramik, pengrajin besi, tembaga, perhiasan emas dan manik manik kaca. Mata uang logam (koin) sudah digunakan sebagai alat pembayaran, dan hubungan internasional sudah terjalin dengan China, Semenanjung Indochina, dan beberapa kawasan di India.
banten-girang1.jpg
Lokasi Banten Girang
banten-girang2.jpg
Banten Girang : Pertapaan yang diukir di dalam bukit batu
Secara nyata, tidak ada keputusan final yang dapat diambil sebelum penelitian dilakukan lebih lanjut, tapi dapat dipastikan bahwa keberadaan Banten sudah berlangsung sangat lama dan teori bahwa keberadaannya dimulai pada saat terbentuknya Kerajaan Islam di Banten, tidak lagi dapat dipertahankan.
Bangsa Portugis telah mendokumentasikan keberadaan Banten dan sekitarnya pada awal abad ke 16, kurang lebih 15 tahun sebelum Kerajaan Islam Banten terbentuk.
Setelah menguasai Malaka pada tahun 1511, bangsa Portugis memulai perdagangan dengan bangsa Sunda. Ketertarikan utama mereka adalah pada Lada yang banyak terdapat di kedua sisi Selat Sunda. Bangsa Cina juga sangat berminat pada jenis rempah rempah ini, dan kapal Jung mereka telah berlayar ke pelabuhan Sunda setiap tahunnya untuk membeli lada. Walaupun Kerajaan Pajajaran masih berdiri, namun kekuasaannya mulai menyusut. Kelemahan ini tidak luput dari perhatian Kerajaan Islam Demak. Beberapa dekade sebelumnya Kerajaan Demak telah menguasai bagian timur pulau Jawa dan pada saat itu bermaksud untuk juga menguasai pelabuhan Sunda. Masyarakat Sunda, memandang serius ekspansi Islam, melihat makin berkembangnya komunitas ulama dan pedagang Islam yang semakin memiliki peranan penting di kota pelabuhan “Hindu”.
Menghadapi ancaman ini, Otoritas Banten, baik atas inisiatifnya sendiri maupun atas seizin Pakuan, memohon kepada bangsa Portugis di Malaka, yang telah berulangkali datang berniaga ke Banten. Di mata otoritas Banten, bangsa Portugis menawarkan perlindungan ganda; bangsa Portugis sangat anti Islam, dan armada lautnya sangat kuat dan menguasai perairan di sekitar Banten. Banten, di sisi lain, dapat menawarkan komoditas lada bagi Portugis. Negosiasi ini di mulai tahun 1521 Masehi.
Tahun 1522 Masehi, Portugis di Malaka, yang sadar akan pentingnya urusan ini, mengirim utusan ke Banten, yang dipimpin oleh Henrique Leme. Perjanjian dibuat antara kedua belah pihak, sebagai ganti dari perlindungan yang diberikan, Portugis akan diberikan akses tak terbatas untuk persediaan lada, dan diperkenankan untuk membangun benteng di pesisir dekat Tangerang. Kemurah hatian yang sangat tinggi ini menggaris bawahi tingginya tingkat kesulitan yang dihadapi Banten. Pemilihan pembuatan benteng di daerah Tangerang tidak diragukan lagi untuk dua alasan : yang pertama, agar Portugis dapat menahan kapal yang berlayar dari Demak, dan yang kedua untuk menahan agar armada Portugis yang sangat kuat pada saat itu, tidak terlalu dekat dengan kota Banten. Aplikasi dari perjanjian ini adalah adanya kesepakatan kekuasaan yang tak terbatas bagi Portugis. Lima tahun yang panjang berlalu, sebelum akhirnya armada Portugis tiba di pesisir Banten, di bawah pimpinan Francisco de Sá, yang bertanggungjawab akan pembangunan benteng.
Sementara itu, situasi politik telah sangat berubah dan sehingga armada Portugis gagal untuk merapat ke daratan. Seorang ulama yang sekarang dikenal dengan nama Sunan Gunung Jati, penduduk asli Pasai, bagian utara Sumatera setelah tinggal beberapa lama di Mekah dan Demak, pada saat itu telah menetap di Banten Girang, dengan tujuan utama untuk menyebarkan ajaran agama Islam. Walaupun pada awalnya kedatangannya diterima dengan baik oleh pihak otoriti, akan tetapi Ia tetap meminta Demak mengirimkan pasukan untuk menguasai Banten ketika Ia menilai waktunya tepat. Dan adalah puteranya, Hasanudin, yang memimpin operasi militer di Banten. Islam mengambil alih kekuasaan pada tahun 1527 M bertepatan dengan datangnya armada Portugis. Sadar akan adanya perjanjian antara Portugis dengan penguasa sebelumnya, Islam mencegah siapapun untuk merapat ke Banten. Kelihatannya Kaum Muslim menguasai secara serempak kedua pelabuhan utama Sunda, yaitu Kalapa dan Banten, penguasaan yang tidak lagi dapat ditolak oleh Pakuan.
Sebagaimana telah sebelumnya dilakukan di Jawa Tengah, Kaum Muslim, sekarang merupakan kelas sosial baru, yang memegang kekuasaan politik di Banten, dimana sebelumnya juga telah memegang kekuasaan ekonomi. Putera Sunan Gunung Jati, Hasanudin dinobatkan sebagai Sultan Banten oleh Sultan Demak, yang juga menikahkan adiknya dengan Hasanudin. Dengan itu, sebuah dinasti baru telah terbentuk pada saat yang sama kerajaan yang baru didirikan. Dan Banten dipilih sebagai ibukota Kerajaan baru tersebut.

Comments

159 Responses to “SEJARAH BANTEN (BAGIAN 1)”
  1. vfdcsxn k on March 5th, 2008 4:38 pm
    naha euweuh kerajaan banten whoyyy!!!!aing aya tugas!
  2. didi on March 8th, 2008 1:51 am
    Banten menurut sepengetahuan saya adalah wilayah yang pertama kali didatangi oleh bangsa eropa yaitu abad 15 oleh bangsa Portugis abad ke 16 tepatnya tahun 1602 VOC masuk dan awal dari penjajahan Belanda kesimpulannya Indonesia salah satu wilayah yang menerima moderenisasi dari bangsa eropa adalah Banten dan sekitarnya sudah selayaknya Banten Menjadi Daerah Provinsi yang seharusnya dibentuk sejak kemerdekaan sedangkan banten banyak pula telah melahirkan tokoh nasional dan beberapa pejabat negara saya ingat kalau tidk keliru yang pertama kali menjadi Duta Besar Indonesia berasal dari Banten Alm Didi Jayadiningrat dan adalagi orang terkenal Hesen Jaya diningrat yang kawin dengan keluarga Kesultanan Yogyakarta kalau tidak salah dan mendirikan Perpustakaan di Keraton Yogyakarta…..jadi sebenarnya banyak orang Banten yang cerdas ini tentunya menjadi spirit bagi generasi penerus Wassalam Didi Achmadi
  3. didi on March 8th, 2008 2:00 am
    Sebenarnya setelah membaca sejarah ternyata Banten daerah yang pertama kali menerima Moderenisasi bangsa eropa yaitu abad ke 15 datangnya Bangsa Portugis dan abad ke 16 tepatnya tahun 1602 VOC mendarat di pelabuhan Banten banyak juga orang banten yang Cerdas seperti Prof.Didi Jayadiningrat kalau tidak salah Duta Besar Pertama di Indonesia dan Prof. Hussein Jayadiningrat yang membangun Perpustakaan di Keraton Yogyakarta ..banyak tokoh di Birokrasi Mantan Gub.DKI Suryadi Sudirja hal ini tentunya menjadi semangat Spirit bagi genersi penerus amien
  4. dAs on March 8th, 2008 5:38 pm
    dulu saya dapat cerita dari mulut ke mulut, bahwa Hasanudin sewaktu mau menguasai Banten harus ngadu ayam dulu dgn penguasa Banten yaitu Prabu Pucuk Umun yg msh kerabatnya Kerajaan Sunda, setelah kalah, sang Prabu pun bersama pengikutnya menyingkir ke arah Banten Selatan yg sekarang bernama suku baduy, nah disini harus ada penelitian akan kebenaran crita tsb, tapi jangan coba2 nanya ke masyarakat baduy mengenai cerita tsb krn mereka pasti tdk akan menjawab…..
  5. arum on March 10th, 2008 8:36 am
    Bagaikan mengurai benang kusut. Upaya mengenal Banten melalui sejarah. Kenyataan bahwa bangsa Indonesia sangat buruk dalam pendokumentasian terbukti sekali.
    Prabu Pucuk Umum yang dikalahkan oleh Sultan Hasanudin apakah ORANG YANG SAMA dengan Raden Ragamantri, putra Prabu Siliwangi, murid Sunan Gunung Jati (yang juga merupakan ayahanda dari Sultan Hasanudin), serta suami dari Ratu Sunyalarang (dari kerajaan Talaga, Sumedang). Penulisan atau tepatnya pemuatan kutipan mengenai Sejarah Banten adalah sebagai bagian dalam upaya penelusuran asal muasal suku Baduy. Bila melihat keberadaan Banten Girang telah ada sejak abad 11-12 Masehi dengan kebudayaan Hindu yang kuat, dan Prabu Pucuk Umum telah memeluk agama Islam, bukankah terbuka kemungkinan yang menjadi asal muasal suku Baduy justru golongan pandita dan pemeluk ajaran Hindu?.
    Hal ini juga masih memerlukan banyak pembuktian. Pengamatan lebih lanjut pada agama Sunda Wiwitan yang dianut oleh masyarakat Suku Baduy mungkin dapat menjadi salah satu pembuka jalan.
    Badan Kajian dan Pelestarian Arsitektur IAI Banten, mengajak rekan rekan sejawat untuk mengenal lebih lanjut Propinsi Banten, di mulai dengan terlebih dahulu mengenal sejarahnya. Segala masukan, saran, dan informasi sangat diharapkan. Dan kami mohon bantuan, dukungan, dan kerjasamanya dalam Ekspedisi Banten yang akan kami laksanakan.
  6. Zaid HAris.AR on March 22nd, 2008 10:17 pm
    hatur nuhun ka Teh Arum Kusumawardhani udah bagi informasi tentang banten,yang Saya ketahui bahwa banten sebuah daerah yang mempunyai perdaban yang asli yang mana dibawah kerajaan Padjajaran(sunda).sehingga terjadi islamisasi dari kerjaan Demak yang bercorak islam tetapi sebagian orang banten asli tidak mau menerima islam sehingga terjadi peta kekuasaan dan akhirnya menyingkir ke daerah selatan yang kemudian disebut suku Baduy,adapun orang menirima Islam yaitu orang-orang yang dibawah komando ki Mas Jong dan makamnya terdapat di daerah Sempu-Serang(Banten girang).
    By:Mahasiswa Banten di Yogyakarta
  7. Engkoy Andi on March 23rd, 2008 4:22 pm
    yang jelas orang yang ngirim komentar di situs IAI ini orang nu peduli ka banten, orang nu selalu ingin tahu tentang sejarah, orang yang ingin selalu mengembangkan kebudyaan daerah khususnya banten, jujur saya adalah masyarakat banten asli yang menempuh ilmu di yogyakarta bisa dikatakan buta akan sejarah banten, untuk itu di era yang high IT ini mari salurkan pengetahuan pengetahuan tentang sejarah kerajaan sehingga sejarah kerajaan banten banten terus diketahui sampai ke cucu-cucu kita..
    By: Wraga Keluarga Banten Yogyakarta
  8. Engkoy Andi on March 23rd, 2008 4:47 pm
    makasih buat teteh arum..
    informasi-informasi dari teteh akan sangan bermanfaat bagi masyarakat luas di banten..
  9. ecal on April 4th, 2008 2:30 pm
    kumaha ieu?????
    sejarahna kurang lengkap…..
    urang aya tugas yeuh…
  10. rere on April 24th, 2008 7:45 pm
    kalo saya tahunya banten itu banyak jawara dan “ilmunya”. Debus..? dari banten khan ?
  11. ebeng on April 26th, 2008 2:35 pm
    hatur nuhun teh arum
    apa bener kisah sangkuriang itu adanya di banten tepat nya di desa sajira rangkasbitung (lebak)
  12. loisssssssssssssssssssss on May 1st, 2008 9:50 am
    nyari sejarah banten di mana??????
  13. tri on May 2nd, 2008 9:29 pm
    nong arum punten, gw n kel besar juga lagi nyusun silsilah keluarga. Jangan2 nong arum & P’Subhi sodaraan…
  14. nico dewanto on May 26th, 2008 8:10 pm
    bagus
  15. depi on June 24th, 2008 12:36 pm
    masih banyak arsitektur kota kuno banten yang belum terungkap, karena kurang banyak peeliti dan perhati seni arsitek banten.
  16. naluritya on June 27th, 2008 9:16 am
    teh,, selaen banten,,ada data tentang kota-kota pantura laen gag?
    kan lumayan erat juga tuh kaitannya dengan demak.
    makasiy y..
  17. adil on July 23rd, 2008 4:26 pm
    saya bangga banget jadi orang bnten. ada yang tau ga tentang sejarah baduy/rawayan. haturnuhun
    100% Bangsa Aink
  18. aan on July 26th, 2008 8:39 pm
    BTW. agar lebih mngenal asal-usul budaya yang beragam di banten dan sejarahnya buku apa yang dapat menjadi rujukan kita, thahks for answer
  19. iiaam on July 27th, 2008 7:35 pm
    aku mau tau sejarah pantai carita dunk . . .
    sejarah kenapa di beri nama pantai carita . .
    pokoknya sejarah tentang pantai carita . . .
    tolong beri balasan ke e-mail ini . .
    trimakasiihh . ..
    di tunggu yaaa . . .
  20. Subhi M on July 30th, 2008 1:22 pm
    Bahela Banten merupakan bagian dari propinsi Jawa Bart, tapi Ayena ngges menjadi propinsi sendiri, jadi sdh menjadi Banten Tulan, oleh karna itu mulai skarang ini sedang manata diri, menggali sumber2 baru, dari segala aspek, sosial budaya, dan sejarah kehidupan, dengan begitu rekan2 semua harap bersabar utk mendapat informasi yg lengkap ttg Banten, tunggu ya! pada episode brikutnya.
    Salam hangat,Wassalam
  21. ZULFADLI on August 3rd, 2008 2:58 am
    banten itu dasar katanya panton ataun banton sebuah kota kecil diaceh utara sekarang kecamatan tanah jambo aye, pada masa itu fatahillah membawa rakyatnya dari panton untuk pindah bertani dan berdagang kedaerah tersebut
  22. ZULFADLI on August 3rd, 2008 3:14 am
    lihat saja dari seni debusnya sama seperti debus aceh, alat penumbuk padi sama seperti digunakan orang aceh JINGKI(alat penumbuk padi/beras), kalau tidak percaya datang saj ke aceh utara tepatnya dipinggir jalan Medan_banda aceh,ada sebuah kuburan orang tua fatahillah yaitu tgk,syarif.jadi banten itu asal katanya panton atau banto,karena logat orang sunda berubah menjadi banten atau banton,sekian dulu,wassalam zulfadli kawom(ketua jaringan komunitas masyarakat dat pase)
  23. ipung on August 4th, 2008 3:34 am
    lam knel bwt temen2 smua…
    btw ada yang punya peta banten g/
    tloooooong dong kule ngende versi jpg nya,,
    atur nuhun kangge sadayana..
    mdh2an amal ibadahnya sllu di tambah gusti allah.. amin…
    eigh…
    ada yang ketinggaan
    sy mengucpknbanyak terimakasih ma temen2 yang udah ngasih info tlg di kirim ke e-mail sy dhen_2bagus@yahoo.com
    sx lg makasih bgt,,,,
    do BANTEN
  24. E.Buana/dayajati on August 23rd, 2008 3:26 pm
    Dear all,
    sy bangga jadi cucu/turunan padjajaran…sy punya pengalaman yang tidak bs dilupakan seumur hidup sy…sewaktu sy mukim di kulon/banten kira- tahun 1997….2000 menjelang 2001 hijrah dari bks..intinya bertemu dengan buyut-2 asli masih hidup dan mungkin umurnya sudah ratusan taon(dan tidak semua orang bs bertemu) sy disana tahu dan ikut bertemu bersama mereka ttg KEMBALINYA BANTEN JADI PROVINSI seperti skg dan daysyatnya lagi sy kikasih tahu leluhur/buyut sy BANTEN akan ada BENCANA BESAR…dan bener pesennya : “BANTEN gak bs dimasuku org dari luar dan org BANTEN gak bs keluar” BENER sewaktu BANJIR BANDANG AIR SUNGAI CIRUAS NAIK MENENGGELAMKAN JALAN TOL JKT_MERAK ini salah satu keanehan…thanks U
  25. Pangeran Erin Rismawan AlBantani on August 25th, 2008 11:18 pm
    Article2 dah bagus,,,cuma kl lengkapnya n sempurnanya kayknya kurang….Setau saya Buku sejarah tentang Banten Yang dapat di percaya tu cuma ada dua
    yang pertama BABAD BAnten Versi Belanda dan yang kedua BABAD BAnten 1 Versi Orang Banten sendiri…dan buku BABAD BAnten Yang asli di bagian halaman belakangnya ada SILSILAH Kekeluargaan dan PETA Peninggalan….dan setahu saya juga sampe sekarang BARANG2 artefak2 kuno yang diperoleh dari daerah sekitar BANTEN tu smuana di bawa ke JAKARTA makanya saya kurang senang dengan kesemena-mena an JAKARTA…padahal setau saya yang namanya JAKARTA tu cuma BATAVIA selain itu masih daerah kekuasaan BANTEN…contohnya tahun berapa saya lupa di daerah TIRTAYASA didapatkan SAMURAI asli peninggalan jepang yang diakui oleh jepang sendiri bahwa samurai jepang tertinggal 3 buah di daerah BANTEN waktu tu ketika tentara jepang semuana di tarik ke jakarta tapi di tengah jalan di serang oleh rakyat BANTEN dikenal lah dengan peristiwa GEGER CILEGON…tolong artefak2 ato barang2 yang didapat dari daerah BANTEN yang sekarang di JAKARTA diurus supaya dikembalikan Ke museum daerah ASAL agar supaya daerah BANTEN TIdak kehilangan jati dirinya sebagai salah satu kota sejarah.makasih
  26. Mas Arul on September 19th, 2008 9:18 am
    Gue Bangga jd orang BANTEN, apalagi sbg anak cucunya MAS DJONG(wong Banten tulen) dari Banten Girang..
    Salam buat MAS dan NYIMAS keturunan MAS DJONG dimanapun anda berada..
  27. riezz on September 19th, 2008 9:22 am
    Zulfadli so tau!!!!!
  28. lucky on September 20th, 2008 1:55 pm
    minta data silsilah dari sultan hasanudin ampe kebawah…mksh
    ditunggu…
    wayang_a@yahoo.co.id
    mksh
  29. visnu on October 19th, 2008 2:14 pm
    hidup kopassus!!!!
  30. minta silsilah kerajaan banten dunk on October 28th, 2008 11:44 pm
    woi ada yang punya silsilah kerjaan banten ga??
    aneminta dunk…klo ada tolong kirimin ke alamt email aq iiaa….
    kiki_road@yahoo.co.id
    klo ga lengkap jg gpp ko…yang penting ada dalam format jpg…tulung iiaa akang & teteh…
  31. tania on October 29th, 2008 12:44 pm
    kirimin naskah drama tentang kerajaan Banten ada tughas nikh!!!
  32. R widia on October 31st, 2008 11:43 pm
    thanks aja dech informasinya tentang banten, meski aku bkn kelahiran Serang-Banten tp aku dah besar di Banten dan cinta mati dech ma Banten alias aku bangga jd warga banten. makanya aku cari tau tentang banten di sini. apa lg aku skrg sdg dinas di kalimantan jd tambah kangen aja ma banten. apa lg sama bahasanya yg khas, ky gini neh… aje ngaku wong banten lamun durung….ya gitu deh. so salam buat semua warga banten ya dr aku…
  33. saaapi on November 8th, 2008 5:40 am
    mantap
  34. saaapi on November 8th, 2008 5:42 am
    mantep euy
    itu foto dari ngedit bukan?
  35. Tom on November 10th, 2008 8:56 pm
    assalamualaikum…nuhun..saya tomi, sy tidak asli urang banten, sy percampuran, tapi nenek saya urang banten, dan menyandang gelar permas / mas/ nyimas,saya mohon bantuannya untuk informasi ttg literature silsilah keturunan dr mas jong&agus tju..saya ingin cari asal muasal gelar permas / mas / nyimas nenek saya..saya hanya mengetahuinya bahwa mas jong&agus tju adalah seorang panglima perang dr suku baduy atau panglima perang kerajaan pasundan yang diislamkan oleh sunan gunung jati & maulana hasanuddin ( anak dr sunan gunung jati ) konon katanya mereka adalah kembar atau kakak beradik ?? & mereka bukan berasal dari tanah banten, konon katanya dari china atau Mongol, saya mendapatkan informasi awal ini dari teman saya yg merupakan masih memiliki hubungan kekerabatan & keturunan langsung dr sultan2 di kesultanan banten..mohon maaf apabila info ini keliru..mohon bantuan nya untuk membantu saya mendapatkan informasi ttg literature silsilah mas jong & agu tju untuk mengetahui asal gelar permas / mas / nyimas nenek saya..terima kasih..wassalam…
  36. ndra sing serang on November 20th, 2008 8:57 pm
    Keraton Surosowan ngerupaken pusat kerajaan Banten sing maju saking abad XVI-XVIII masehi. Ing melakune sejarahe, kerajaan Banten ngalami pasang surut, mekoten uga keratone, sing sepisan – pisan ancur terus dibangun malih. Keraton iki kawit dibangun saking masa Sultan Hasanuddin (1552-1570), nanging seteruse ancur lan dibangun malih sareng Sultan Haji tahun 1680-1681. Saking tahun 1808, keraton iki ngalami keancuran malih sareng Belanda. Saking waktos iku, keraton Surosowan tinggal puinge saos.
    Penelitian ngerupa ekskavasi lan observasi sing dilakoni ing situs Keraton Surosowan, sampun ngasilaken kesimpulan. Keraton Surosowan milet pola keraton – keraton Jawa, sing umume ngadep lor. Tata letak bangunan uga milet saking aturan, sing pundi nyangkin ing kidul, wenten bangunan – bangunan sing nyangkin penting utawa pribadi.
  37. ndra sing serang on November 20th, 2008 8:59 pm
  38. Na on November 21st, 2008 7:57 pm
    haturnuhun informasina tapi aya nu kurang…
    abdi butuh asal mula nami banten jeung serang yeuh..?keur tugas…
  39. Lukman on November 22nd, 2008 8:38 pm
    Perlu kajian yg mendalam tentang sejarah Banten sebagai Kerajaan besar Nusantara yang selama ini sangat gelap agar dapat dijadikan Spirit bagi masyarakat nya saat ini dalam kehidupan yang sejahtera
  40. AM Ermayadhi Acyhani on November 23rd, 2008 3:38 pm
    Aing geh bisa…
    orang mengenalnya “Jawara Banten” itu dgn ukuran Otot tapi sebetulnya itu hanya kiasan saja. Saya Bangga dengan jadi orang Banten karena Ayahku juga seorang jawara…”Jawara Pendidikan”. Pada th 1980 pertamakalinya seorang guru teladan untuk tingkat Nasional datang dari Banten tepatnya dari Rangkas Bitung. Semonga dulur-dulur Aing banyak yang jadi Jawara “bukan Otot” tapi Jawara Otak supaya tidak dijajah oleh penjajahan berdimensi baru.
  41. amel... on November 25th, 2008 3:38 pm
    temen2 numpang gabung ngisi comment ya…
    mo nanya nih?btw, Kyai Mansyur yg sekarang makamnya di Cikadueun itu sapa c?ada yg bilang klo itu mash krabat Hasanuddin, tp ada juga yg bilg klo dia itu sbenernya Sultan Haji, yg notabene mnurutq dialah sbenernya pnyebab utama khancuran kesultanan Banten (ada yg ga setuju?).tolong djawab ya…
  42. amel... on November 25th, 2008 3:43 pm
    nambah lg ya…Sbenernya aku kcewa lho..ko bisa c citra Jawara sekarang jadi negatif?
    Sbenernya kan berdasarkan dari buku yg pernah qbaca, kalo orang yang disebut JAwara itu sbenernya orang yang punya ilmu beladiri yang tangguh and dia ikut ngebela BAnten dari penjajah.menurut kalian gmn?
  43. AM Ermayadhi Acyhani on November 29th, 2008 11:32 am
    kiyai mansurudin cikadueun kalo menurut cerita dari orang tua seeh, putranya Prabu Siliwangi yang bernama Prabu Kiansantang dan menuntut ilmu sampai tanah arab, sekembalinya belajar dari sana bergabung dengan kesultanan Banten dan bernama dengan nama Syiekh Maulana Mansurudin Cikadueun.
  44. Muzaffar Djamaloeddin on December 1st, 2008 3:22 pm
    apa ada yg tau silsilah kesultanan Banten setelah Sultan M.Rafi’uddin,saya ingin mengetahui keturunan saya,Putri A.Djamaloeddin lahir thn 1880.Setau sy setelah thn 1813 semua keturunan Sultan dan Pangeran Banten semua mencar(meninggalkan)dari kerajaan Banten karena dicari oleh tentera Belanda pada waktu itu.siapa yg msh simpan silsilahnya dapat beritahu sy,terima kasih,karena sy lg mencari jejak keturunan kerajaan Banten.
  45. mis on December 2nd, 2008 6:55 pm
    wih…puguh kita geh wis suwe buka2 internet gelati sejarah banten tapi kayane urung ketemu sing pas masih ana perbedaan antara sejarah karo cerita wong tua
  46. kha uchuld on December 6th, 2008 6:27 pm
    hy,
    lagi da tugas bkin mklah kerajaan banten nieeeeeeeee
    charly,eh salah,
    crinya dmn iagh???
    da iank tao gug????klo da,
    krim ke
    ikoeth_girl@yahoo.com
    di antos pisan
  47. Hasanudin wong banten on December 9th, 2008 12:57 am
    permios akang2 te2h dulur sedanten…….
    kule arep tetaken sejarah banten sing kasultanan hasanudin dan keturunan nya…
    mohon te2h akang sing weruh kirim ning email kite yah….
    seedar info kabar burung….
    hidup dan matinya nusantara terletak di wilayah banten….
    kalo ada yang tau juga mengeai ini posting yah…
    thanks…
  48. Muhamad Aliun Abdu Hasan on January 11th, 2009 3:58 pm
    Temen-Temen Sebangsa dan setanah air khususnya wong Banten, Saya ingin bagi-bagi cerita tentang asal muasal Banten dan ingin menggali sejarah dengan temen-temen wong Banten, mudah-mudahan pemikiran dan pengalaman kita, serta riwayat yang diceritakan sesepuh dapat menjadikan kita wong banten mengenal apa itu banten.
    Di Banten abad 10 adalah berdiri pusat pemerintahan ( Di Banten Girang sekarang) Tatar Sunda dengan wilayahnya se-Jawa Barat.
    Asal mula kata Banten adalah “ngabantah → bantahan (orang-orang yang selalu membantah dalam arti tetap pada pendirian/tidak mau kalah)→ bantam (sebutan orang Belanda) → banten (sebutan kerajaan islam sampai sekarang)”.
    “Ngabantah” disini terjadi karena Kerajaan Tatar Sunda (Banten) Tidak mau (ngabantah) dikuasi kembali oleh Kerajaan Sriwijaya pada awal abad ke 11. Dalam pengungsian di Pegunungan Selatan ( Daerah Cicatih Sukabumi) Jaya Bupati (Raja Tatar Sunda) berniat mendirikan kembali kerajaan dan dengan dukungan Airlangga berhasil mendirikan kerajaan (Pakuan Pajajaran di Tasikmalaya) sehingga diberi gelar “Raja Maha Raja Sri Jaya Bupati Jaya Mawehan Wisnu Murti Sama Marija Wirokrama Tungga Dewa”. Dibuktikan dengan prasasti di Derah Cibadak Sukabumi.
    Pada Masa Pakuan Pajajaran ditangan Hyang Niskala Wastukencana (anak Jaya Bupati), Pakuan Pajajaran abad 12 mendapat tekanan dari Sriwijaya (Prabu Balaputra Dewa) agar menjadi sebuah Pemerintahan dibawah Kekuasaan Sriwijaya, Karena Tidak Mau (ngabantah) akhirnya Pusat Pemerintahan di alihkan ke Daerah Kawali dengan Nama Kerajaan Surawisesa.
    Selanjutnya Nti Diterusin Lagi sampai dengan Banten Jaman Islam, Soalnya Aku da Perlu Mao Mandi ….
  49. Muhamad Aliun Abdu Hasan on January 11th, 2009 4:06 pm
  50. ova on January 28th, 2009 7:15 pm
    bade naros yeeeuh..!!??upami nami benteng kerajaan banten teh naon nyah????!!!!!
    sareng silsilahna putra2 keturunan sultan hasanudin theaaa!!!!!?????
    abdi seeur tugas!!!!!!!!
  51. irfan prasetia on February 1st, 2009 12:44 am
    hatur nuhun ka infoermasi anu tos di tampilkeun di ieu situs…
    abdi salaku katurunan banten atoh pisan,kumargi abdi tiasa terang silsilah jeung asal muasal karuhun abdi….mugi2 anu ngaluarkeun ieu kengeng barokah ti allah swt sareung safaat ti para karuhun banten sadayana…
    mugi2 kapayuna tiasa langkung kumplit deui…
    salam baktos we ka sadayana katurunan banten…
  52. Budi Wianrno on February 4th, 2009 4:27 pm
    Islam datang tanpa kekerasan, cukup adu kesaktian Penggedenya (Pimpinannya) saja. Kalah sakti Penggedenya mengakui keunggulan Islam, lalu masuk Islam yang diikuti para pengikutnya, jadilah seluruh Nusantara menjadi mayoritas Islam. dan para pemuka agama lama atau para penasehat kerajaannya biasanya terbelah jadi dua. Ada yang masuk Islam dan ada yang yang mempertahankan keyakinan lamanya. Dan ini tetap dihormati oleh Pemimpin yang telah Islam. Tidak ada paksaan dalam Islam. Mereka menyingkir dan mempertahankan keyakinan lamanya dan tidak dikejar-kejar sebagai minoritas. Di Kerajaan Hindu Majapahit ada Suku Tengger di Kerjaan Hindu Pajajaran ada Suku Badui. Islam itu indah dan rahmat bagi seluruh alam.
  53. Ahmad Rozik on February 9th, 2009 9:01 am
    Banten, adalah miniatur islam n merupakan museum hidupnya islam. ngomong2 soal sejarah banten tidak terlepas dari peranan islam pada waktu itu. yaitu dengan dinobatkannya sultan Hasanuddin sebagai raja pertama kerajaan Banten, putra salah satu wali, sunan gunung jati di samudera pasai. suatu kehormatan bagi kita semua orang banten dengan diadakannya MTQ di banten 2008.
    aku bangga jadi orang banten coz gak semua daerah punya background sejarah yang begitu berpengaruh di Indonesia ini, walaupun pengaruhnya tak sebesar kerajaan karajaan yang lain. tapi tanpa itu semua kita urang Banten or Wong Banten, akan habis termakan zaman mungkin. bisa aja daerah banten jadi daerah Sunda Kelapa. tapi berkat islamlah eksistensi banten masih utuh. wallahu `alam…
    By. Abu Kahfi Al-Kamsani (siswa SMA Al-Kautsar Karang Kitri Curug Serang BANTEN)
  54. goegoen on February 9th, 2009 9:25 am
    banten adl kota yg begitu indah akan suasana islaminya . . .apa lagi didaerah serang sangat kental akan suasana spiritualismenya .tapi sayang kota banten kurang terlalu berkebang karna mungkin uang – uang terlalu banyak dijadikan miliQnya sendiri . . .marilah kita bersama- sama membangun Banten . . .kita tunjukan kepada masarakat laen di daerah pulau jawa bahwa kita bisa lebih dari mereka semua . . .hidup Banten . . .!!by;Mr_wull
  55. buzY...girLz on February 23rd, 2009 8:30 pm
    Ada sesiapa di blog ini tahu bagaimana nak dpt maklumat/web address ttg sejarah form 1….pLz…
  56. wawan ciujung on February 26th, 2009 12:23 pm
    hidup banten….
    ternyata kita kolot… , terpinggirkan, dan tentunya masih akeeh sing bodo ….
  57. reffrajaya on March 3rd, 2009 3:13 pm
    …bilih aya akang / teteh anu milari silsilah turunan ti Kangjeng Sultan Hasanuddin Maulana Mansjur, di sim kuring aya….manawi urang janten duduluran sa turunan…,salam reffrajaya@yahoo.co.id
  58. karebet on March 13th, 2009 10:08 pm
    Membaca sejarah banten membuat saya seolah dibawa kemasa dimana banten sebagai sebuah peradaban yang lebih beradab dari daerah manapun, yang mempunyai pemkiran maju serta ketidakinginan berada di tangah penjajah.
    Bagaimanapun, sejarah banten adalah sesuatu hal yan kompleks dan tercecer runtutannya. Tidak ada yang tahu pasti dengan sejarah sebenarnya.Entah karena memang disengaja atau tidak, tapi justru banten yang mempunyai perjalanan panjang sejarah yang cukup rumit dan unik, harunya mmeiliki catatan itu.Tapi mengapa sampai sekarang catatan sejarah itu malah dibawa lari (kabur) oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan pemerintah dan disimpan begitu saja.Ada apa gerangan dengan sejarah rakyat banten?
  59. atmonadi on March 23rd, 2009 11:39 am
    Saya baru saja membaca buku Sejarah banten yang baru diterbitkan kembali oleh KPG. Penulisnya Claude Guillot, dkk yang diterbitkan oleh Gramedia. Setelah membacanya, saya rasa ada satu sejarah pokok yang hilang atau bahkan tak pernah di sebut dan ditulis dalam sejarah secara formal kecuali baru2 ini saja. Yaitu peristiwa Rakata 535 M , 1680 M, dan 1883 M.
    Kebanyakan tulisan di buku Sejarah Banten, yang konon menurut orang Inggris kemudian dijadikan nama kosa kata Inggris Bantam (seekor ayam kate), tersebut benar-benar masih perlu digali kembali karena sama sekali tidak menyinggung Peristiwa Besar tersebut.
    Terutama ketika dikaitkan dengan serangan Demak Ke Malaka dan kegagalan Portugis menerapkan perjanjian Sunda karena keburu diserbu Gunung Jati.
    Ada kemungkinan kemusnahan Banten Girang erat kaitannya dengan momen peristiwa besar semisal gempa Aceh seperti yang terjadi tahun 2004 yang lalu dan letusan Rakata. Kedua peristiwa tersebut kemungkinan membuka Selat Malaka sebagai jalur perdagangan. Hanya saja, taksiran tahunnya musti dimulai sekitar tahun 1505 M.
    Selain itu, buku yang baru saja saya baca tersebut sama sekali tidak menyinggung prasasti2 Sunda yang menandai peralihan tahun seperti penyerahan Sunda kembali (dari siapa ke siapa masih belum jelas betul) yang ditandai tahun 536 M dan penanda prsasati tahun 1455 Saka atau 1533 M yang juga tertulis di prasasti Sunda dan erat kaitannya dengan runtuhnya kekuasaan Banten Girang karena diserbu Gunung Jati di masa Pati Ukur dari Demak mau menyerbu Malaka.
    Perlu dikaji lebih jauh fase sejarah Banten 1505 sampai 1540 M karena saya menengarai adanya pemotongan sejarah Banten dalam Periode 1000-1540 M yang erat kaitannya dengan berdirinya Jakerta, Karawang dan Cirebon pasca runtuhnya Demak setelah gagal mengusir Portugis.
    Ada beberapa tulisan saya yang masih bersifat teoritis spekulatif tentang Rahasia Sejarah Sunda ketika tanda tahunnya ditafsirkan ulang. Silahkan di simak di Blog saya yang berjudul “Dechipering Prasasti Sunda/Nusantara”.
    Thanks
  60. yanri on March 26th, 2009 3:42 pm
    ada yang punya data pendidikan kab.serang tahun 1942-1945 butuh banget neh!
    kalo da tolong ya kirim ke alamat e-mail saya
    dwey_strong@yahoo.com
    secepatnya yah! makasih
  61. ismail on March 29th, 2009 10:29 pm
    banten sekarang dikuasi ama dinasti H. khasan. jawarana banten..
  62. iie on April 1st, 2009 11:26 am
    salam…
    sukses buat rakyat Banten…
    setiap orang biasanya bangga dengan tanah kelahirannya, tapi yang saya lihat di sini, sekarang rakyat Banten, khususnya para remajanya udah ga bangga lagi, di lihat dari kebudayaan Banten yang semakin pudar. Dilihat dari segi bahasa, banyak para anak muda Banten tidak mengerti atau bahkan tidak tahu bahasa daerah kelahirannya sendiri…
    tapi walaupun begitu, saya yakin masih banyak pemuda Banten yang menjunjung tinggi nama Banten…
    cia you Banteners..
  63. yopie on April 2nd, 2009 9:07 pm
    kumaha,,
    lur sejarah na kurang lengkap euy,,
    urang aya tugas yeh
  64. yopie on April 2nd, 2009 9:10 pm
    euy,,
    dulur kurang lengkap yeuh,,
    sejarah na,,
    urang aya tugas yeuh,,,
  65. yopie on April 2nd, 2009 9:14 pm
    masalah na teh urang aya tugas sosiologi urang kul d palembang jadi urang teu bisa balik kumaha lur,,
    tambah deui donk yeh sejarah penting yeh tugas masalahna,,,
    thnx,,,
  66. yopie on April 2nd, 2009 9:17 pm
    lamun aya informasi qrim k email urang nya,,
    (yoppyevo@gmail.com) lamun teu email nu hijina
    yoppy.anggi@yahoo.co.id
    tolong lur,,
    matur nuhun k sadayana,,
    moga banten tetap indah,,,
  67. mayalpg on April 2nd, 2009 10:40 pm
    Banten adalah negeri yang sangat kaya sumber sejarah dan memiliki kekhasan karena berada di dua tradisi utama nusantara, yaitu tradisi kerajaan jawa, dan tradisi perdagangan melayu. Kerajaan ini tidak hanya menulis sejarahnya sendiri, tetapi juga meransang banyak tulisan dari pengunjung2 asing. Alhasil rekonstruksi atas masyarakat, kebudayaan dan mentalitas dinegeri lebih baik daripada dinegeri-negri lain di nusantara.
    Bangkitlah generasi muda banten, sayangilah sejarahmu, budayamu dan kepahlawanan pendahulumu….., dr saudaramu yang menyangi banten.
  68. Henry ( Rnz-Henz) on April 10th, 2009 10:52 pm
    serjaraH~ Kurang lengkap ………
    tetapi tetap menyenangkan ..untuk di baca…
  69. chasan sochib on April 12th, 2009 7:10 am
    banten boga aing, kuari geus diwariskan ka anak (atut, wawan, tatu, lilis, jaman), minantu jeung incu aing nu kasep (andika).
  70. izz vizjl on April 19th, 2009 3:12 pm
    asal usul kturunan banten trnyata dari kturunan YAHUDI MESIR ini di buktikan sjarah dan teori “khaled khan younes”yahudi mesir hijrah krn tak tahan lagi di tindas oleh raja firaun,rute mreka dari mesir-yaman-pakistan-india dan mreka mmbuat prkampungan di mumbai coz “mumbai” artinya istirahat sjenak-thailand-malaysia-jawa/banten.banten sbenarnya brasal dr kata BANKYO/KOTA BANZAI/trakhir ini dikarenakan alam banten yg sama dgn israel yg tak trlalu bnyak gunung dan gersang,mreka mmbuat pradaban yg hmpir sama dengan pradaban israel sprti bukit hakure/bukit zion,krajaan salim/krajaan solomon/suliman.bukti yg paling akurat adalh kbanyakan suku BANTEN ADALAH AHLI KITAB SAMA SPERTI KAUM YAHUDI YG AHLI KITAB.
  71. eanktea on April 24th, 2009 8:58 pm
    Maaf yeu ka sadayana bade naros, ari Baduy teh lain urang asli banten kitu?
    mohon di bahas juga eta asal-usul baduy nuhun…
  72. bonang purbaya on April 25th, 2009 5:17 pm
    salam budaya, punten mau nanya. apakah cerita sangkuriang memang ada di banten? sudah ada belum pendokumentasiannya (tertulis)? oh ya, komunitas kami (teater kainhitam gesbica iain banten) seminggu yg lalu tlah memntaskan “legenda Pandeglang”, adaptasi dari cerita rakyat banten “Pangeran Pande Gelang dan Putri Cadasari” karya Zaenal M. alhamdulilah responnya baik…
    sekarang saya sdng kukerta di Ds. Kubang Baros kec. Cinangka. menurut masyarakat stmpat bahwa cerita sangkuriang berasal dari tempat ini.
  73. sr on April 29th, 2009 4:55 pm
    yang pasti-mah salutttttttttttttttttt
    kalau pun sejarah tak pernah ada yang utuh
    moga tuhan membalas dengan yang setimpal. amiiin
  74. amelia on May 6th, 2009 4:45 pm
    cari.N siL-silah kerajaaN banten donk,,
    ap ini jaLan.a?? apa sekarng?? menghidupkan kembaLI oboR kehidupaN yang peRnah mati??? kL memang benaR,, peRkiraaN saya gx salah,,
  75. illing on May 8th, 2009 5:20 pm
    buku tentang kesenian banten kayaknya jarang ditemuin?trus gimana kalu mau nyari bukunya tentang kesenian di Banten
  76. eni on May 29th, 2009 4:12 pm
    banten adalah provinsi baru pemekaran dari JABAR. dimana sejarah banten mulai digali. banten sebuah daerah yang pertama kali mendirikan kerajaan di nusantara ini yaitu kerajaaan salakanagara. dimana untuk membuktikan itu kerajaan pertama di nusantara masih mjd problematika para sejarawan. banten adalah daerah yang pertama kali memperoleh modernisasi oleh portugis, sedang islamisasi dibawa oleh kerajaan demak. sedang oarang sunda asli sprt baduy melarikan diri, masih teguh untuk memeluk ajaran sunda wiwitan.
  77. henry on May 30th, 2009 2:31 pm
    sy terharu dengan sejarah banten…
    dulu banten adalah pelabuhan yang paling ramai di tanah dwipa… tapi sekarang tinggal kenangan
  78. agus setia permana on June 8th, 2009 10:31 am
    Informasi ini sangat bagus dan bisa menjadi pengetahuan sejarah Banten. Memang saat ini para peminat sejarah masih banyak yg melihat sejarah Banten pasca Islam dan memisahkan dgn sejarah Jawa Barat pada umumnya. Mudah 2 an sejarah awal Banten bisa terus ditelusuri.
    Hatur Nuhun.
  79. Aa Ghun Al-Bantany on June 8th, 2009 8:15 pm
    I Luph Banten….
    aku tidak akan meninggalkan tanah bantenku….
    aku lahir di banten dan aku ingin jasadku dimakamkan di tanah ini…..
  80. rohanah on June 18th, 2009 10:39 am
    ass… woiiii wong banten, tolong dong kirim k email saya tentang silsilah krajaan banten
  81. pras farisi on June 26th, 2009 12:52 am
    Ass..Sejarah Banten Bag.2 kapan ya tampilnya teteh/mbak/kak Arum? Dah gak sabar nih.. Moga2 bisa lebih detail lagi, kalo bisa fokus pada satu ’sub sejarah’ saja, misal tentang sejarah asal Baduy, atau keluarga Raja Kesultanan Banten (dari Sunan Gunung Jati yang berkedudukan di Ceribon dan anaknya Mualana Hasanudin sampai bisa memegang tatah di Banten. Siapa elite yang ada di Banten sendiri pada waktu itu? Sampai pada kesulatanan Banten terakhir, kalo tidak salah di bawah Kesultanan Ali Haji); atau silsilah kerajaan Banten sadulur dan sakabehna. Kalo boleh usul nih (moga2 gak asal) tentang penjajah di Banten seperti Portugis, Belanda, Inggris yang ingin menguasai perdagangan hanya sebagai sisipan cerita saja untuk menunjukan kurun waktu atau tahun peristiwa terjadi. Sebab soal penjajah di Banten sudah sering ditulis di mana-mana termasuk dalam pelajaran sekolah dasar, pengulangan saja. Tak pernah ada peristiwa yang terjadi seputar Kesultanan dan intrik di tengah ‘pergantian kekuasaan’ (apa memang tidak ada intrik2 jaman itu), termasuk cerita masyarakat Banten yang menyebutkan peristiwa ‘Sangkuriang’ konon terjadi di sebuah desa di Banten Girang tak pernah terang kebenarannya meski pun dogeng. Semoga Sejarah Banten episode 2 lebih menarik meski penulisnya samasekali tak mendapat apa-apa alias honor. Namun pahala adalah ganjaran yang terselubung di balik niat dan kerja yang bermanfaat bagi banyak orang seperti teteh/mbak/kak Arum lakukan jelas layak mendapatkannya.
  82. ratu fatonah on June 26th, 2009 3:47 pm
    memang kraton sudah tiada,tapi saya bangga,karena itulah lambang perjuangan heroik sultan banten,yang tak sudi tunduk. lebih baik kraton hancur,daripada tunduk pada si kafir.
    Saya sebagai penerus generasi banten bangga pada leluhur kami…(Kel. Tubagus Fatahillah bn Tb Jufri)
  83. roeli on June 27th, 2009 3:37 pm
    seharusnya lebih banyak foto sejarahnya oce…..!
  84. iwan s on July 7th, 2009 12:25 am
    Asalam, wr,wb,….
    Salam sadulur kabeh!!!! saya asli org banten, tinggal di Jakarta, sedikit informasi yg agak menghibur: ngomong2 penyanyi legendaris Belanda Daniel Sahuleka ibunya orang Banten lho, namanya Ibu
    Djuariah, dulu katanya tinggalnya di daerah Kaujon,
    yg kawin dengan tentara Knil asal Maluku….dan pada tahun 1945 pensiun hijrah ke Belanda…..
  85. Ape on July 10th, 2009 4:03 am
    Ah masa bodo mo keturunan mana jg,gue g peduli….,yg jelas bisakah kita berkreasi tuk negri,bukan mendebatkan asal usul
  86. budak kulon on July 14th, 2009 2:55 am
    banten merupakan daerah yg sangat terkenal dijaman nya.kemahsyurannya terdengar sampai ke kerajaan inggris pada waktu itu.dan banten pun memiliki pelabuhan yg ramai oleh perdagangan rempah-rempah.sejarah mengenai banten selama ini seolah-olah menjadi misteri sampai saat ini & belum ada upaya yg pasti dari pemerintahan kita.untuk kedepannya jangan harap anak cucu kita mengetahui sejarah banten dgn benar.kapan & siapa yg akan mencari,kita tdk tahu pasti?
    asal muasal nama banten sendiri diberikan oleh pihak belanda,yaitu BANTAHAN ,dimana pada waktu itu tdk ada satu pun dari raja-raja banten dan masyarakatnya yg menuruti perintah belanda u/ memberikan upeti.
    sejarah banten terlengkap saat ini berada di negara belanda(yaitu disalah satu museum nya yg gw jg gk tahu pasti namanya) masih tersimpan sangat rapih.setelah belanda membumi hanguskan banten,tak ada satu pun yang tersisa berkas-berkas mengenai sejarah & dokumen kerajaan tersebut.salah satu dari keluarga gw pernah mengunjungi museum tersebut dibelanda,betapa kagetnya doi liat berkas-berkas kerajaan banten tersebut.
    yg jadi pertanyaan nya sekarang,kapan pemerintah kita bisa membangkitkan kesadaran akan warga nya akan SEJARAH BANGSA nya SENDIRI?lawong pemerintah nya aja gk dukung&tdk memfasilitasi dgn baik!
  87. Rudianto on July 16th, 2009 7:37 pm
    nu puguh mah orang banten mumul disebut orang sunda…wong banten…jadi banten..mah…banten…we…jig siah mantog…aing teu butuh sia…
  88. yuda on August 5th, 2009 1:26 pm
    tq
  89. Muhammad Sazli on August 7th, 2009 5:49 pm
    Ass
    Kenalkan nama saya Muahammad Sazli
    Saya memiliki blog probadi untuk berbagi informasi kepada semua… dan saya bermaksud untuk mengutip atau pun mempublikasikan ulang tulisan ini kedalam blog ppri badi saya. blog saya tidak untuk mencari kuntungan atau apapun…. hanya sekedar bebagi informasi….
    jika diizinkan perkenankan saya untuk mengambil artikel pada website ini….
    terima kasi…………..
  90. ali hadun kalibata on August 24th, 2009 2:26 pm
    hasanudin itu penjajawah dari demak yang menghancurkan kerajaan sunda,dasar penjajah jawa gak bertanggung jawab.mau untungnya doang
    untuk itu mari sunda kita atur sajarah sunda dengan kesundaan dan hilangkan pengaruh penindas demak dari bumi sunda.haturmuhun
  91. Tubagus Ade Fachrudin on September 3rd, 2009 4:41 pm
    salam’alaikum.wr.wb..
    semoga kedamaian dan kabar baik menyertai dulur2 sedanten… amien…
    sy mohon andai ada diantara saudara2 yang mengetahui silsilah Pangeran Ariawirasmara, Sultan Hasanudin, Syekh Mansur, Asnawi Caringin dan Muhammad Soleh Gunung Santri..
    saya mohon informasinya…
    saya ingin mengetahui sejarah, silsilah, turunannya beliau-beliau semuanya…
    haturnuhun…
    wasaalam..
  92. Alfi on September 22nd, 2009 8:31 am
    saya lagi nyari asal mula ORANG banten, sebetulnya kita keturunan dari mana siiiih???
  93. asep on October 4th, 2009 11:18 am
    yaaa aq tuh lagi cari segala sesuatu tentang asal mula kerajaan banten tpi gak lengkap gitu…..
  94. jogorekso on October 16th, 2009 8:48 am
    @izz vizjl jangan ngaco, gak ada tuh orang banten asal usulnya orang yahudi, jangan kena propaganda zionis deh. Kalau gak ngerti jangan asal ngomong.Banten sudah ada sejarahnya dari zaman sebelum tarumanegara dari masih abad 1 M sudah tercatat aki tirem sebagai kuwu pandeglang yang kemudian putrinya dijadikan mantu oleh jayadewata kemudian mendirikan kerajaan selaka negara yang menjadi cikal bakal keturunan raja raja tarumanegara. Nanti kalau ada waktu saya tulis sejarah banten lengkap ya.
  95. jogorekso on October 16th, 2009 8:54 am
    @ali hadun kalibata, siapa bilang buyut hasanudin orang jawa ? jelas jelas kalau dari garis keturunan ibu dia orang banten asli, bahkan dari garis ayah adalah campuran sunda (pakuan) dan orang arab, jadi dimana jawanya ? dan janganlah menjurus ke sara / sukuisme, tidak baik itu, ingat satu hal : Tidak ada satu anak manusiapun yang lahir bisa memilih dia lahir dari suku apa ? dan semua bukan dari sukuisme baik atau tidaknya tapi tergantung manusia itu sendiri dia punya ahlak seperti apa, paham !?.
  96. Akhyaruddin on October 17th, 2009 2:25 pm
    setelah kerajaan banten di hapuskan oleh gubernur jenderal HW Deandls,tetap melahirkan seseorang tokoh yang di segani di seluruh dunia, khsusnya dunia islam. Dia adalah syekh muhammad nawawi al jawi al tanahara albantani. yang masyhur dengan karya monumental yang sangat tekenal yang diantaranya adalah kitab tafsir munir al tanjil dan riyadul badi’ah. dan beliau mendapat gelar dari universitas al azhar cairo sebagai ulama agung di Hezaz
  97. tubagus awan. j. arbi on October 19th, 2009 7:40 pm
    sejarah tentang banten hampir atau bahkan tidak di ketahuyi oleh pemuda-pemudi banten, saya prihatin dengan ini semua, entah apa yang membuat ini terjadi. perlu diadakannya suatu seminar atau acara yang mengupas tentang sejarah kerajan banten. tao kita membuat suatu acara yang mempertemukan tokoh2 tao yang masih keturunan dr sulathon-sulthon banten????
  98. bubun on October 26th, 2009 11:42 pm
    gw minta asal mula sejarah banten nu lengep trmks
  99. pik on November 4th, 2009 2:22 pm
    tq y….
    goodluck
    wslmmm
  100. wonk pinterr on November 5th, 2009 2:19 pm
    kabanyakan coment!!!pousing TAU!!
  101. john putra bangsa on November 6th, 2009 1:00 am
    salam sedulur ing banten…saya masih punya garis keturunan dr sultan hasanudin..dan itu sya tau setelah di sampaikan oleh beberapa kiyai yg td nya sama sekali aku tdk paham dan sukan tentang yg berbau leluur, tp alhamdulilha skrg say sangat mencintai itu. setelah sya pelajari ternyata sebagian org lampung adalah orang banten. dannadajuga yg peru sy sampaikan bahwa sunan gunung jati adalah keturuanan rasulullah beliau adalah anak dari raja mesir yg menikah dengan putri prabu siliwangi. nuhun. putrabangsa01@gmail.com
  102. andray on November 8th, 2009 8:15 pm
    ada saat nya yang hak pasti menang, baca kitab babat tanah banten/
  103. abdi on November 18th, 2009 12:13 pm
    bagimana cerita asli nya tentang legenda ki buyut kian santang ( mulut ke mulut) ane mau tahu kalo situ ada cerita nya dan kata orang tua ( alm ) islam pertama kali turun d banten. katenye yang pertama kali turun anaknya dari sahabat rasul. ( sahabat2nye) katenye, ane minta penjelasan kalo situ tahu ane lagi nyari jawaban nye. terima kasih sebelumnye ane mautahu bang ane asli banten tinggal d betawi . mohon maaf kalo ane salah . ?
  104. kelana on November 29th, 2009 1:38 pm
    Sejarah banten mempunyai hakikat tersendiri, erat kaitan dengan perjanjian budaya dan agama, pada saat pajajaran : siapa yang tidak peduli dengan asal usulnya maka musnah dengan sendirinya, pada saat sunan g jati, siapa yant tidak meneruskan hubungan tauhid maka tunggu kehancurannya. lihatlah sejarah, banten adalah salah satu panglima nusantara baik dibidang agama maupun ketatanegaraan pada jamannya
  105. kelana on November 29th, 2009 1:50 pm
    salam hangat to putra banten. boleh lah kita bangga dengan sejarah kejayaan banten, tapi perlu di ketahui banten saat ini telah kehilangan alim ulama, dan citra sebagai penegak ketauhidan, sehingga citra tersebut saya harap tidak hilang sebagai cerita dongeng belaka. sadar atau tidak, cobalah tengok sejenak kepada hati dan akal yang jernih. baik kepada turunan prabu siliwangi maupun raden kian santang tengoklah rakyat kita saaat ini.
  106. kelana on November 29th, 2009 2:11 pm
    banten ada apa dengan gunung krakatau cobalah tafsirkan
  107. bibi on December 7th, 2009 12:11 am
    bicara soall sejarah banten ini erat kaitanya dengan cirebon, sebab banten adalah anak dari cirebon..
  108. Ade sarmaya on December 8th, 2009 12:19 am
    Lieuuuu…r uy.
  109. Irvan Alamsyah on December 9th, 2009 11:32 am
    Thank 4 info tentang Banten, kalo ada sejarah lain tentang Banten bisa di kirim ke email saya
  110. ucilllll marucil wong banten on January 5th, 2010 10:43 pm
    pogoh kite bae wong banten durung weruh kare sejarahe banten jereh ibu kite/kule/sayah sejarah banten itu…….lan kule nakon/saya bertanya ke ibu ape jerehe/apa jawabnya wes sholat,ngaji bae sing bener jadilah pak kiai biar ada penerusnya di banten.agar banten tetap di lindungi sama allah.swt`dan rasulululahnya & para pengikutnya amin ya roballalamin banten klo ga da ustad & kiai banten akan….!!!!!!ya begitull pokonya akan ada kejadian…..
    kon pade insyap….pokone banten is the best lah nikmati aja banten…. wakeh wong sing pengen weruh sejarah banten masihhhhhhhh banyaaaakkk sejarah2 banten…..lan semungko saking kule lan di akhiri wasalamualaikum wr….
  111. Kang Idayhac on January 7th, 2010 2:34 pm
    Assalamualaikum…!
    Subhanallah dengan seijin Allah saya mengetahui silsilah keluarga, yang ternyata saya adalah turunan yang ke-20 dari Bupati Banten ( Raden Kimas Santani )beliau adalah kakak dari istri Sech Syarif Hidayatullah ( Sunan Gunung Jati )..nyi mas Kawunganten.., atau paman dari Sultan Hasanudin.., dsamping itu saya adalah keturunan yang ke-15 dari Kimas Jebeng ( Banten )…dan keturunan yang ke-12 dari Kimas Santri ( Pamarayan )…., bagi saudara yang tertarik dengan silsilah dan satu keturunan silahkan hubungi di nomor e-mail saya..,atau datang langsung kerumah saya Komplek Bumi Agung Permai 1, blok F4/9 Serang Banten….., mari kita jalin silaturahmi sambil menegakkan dan memperkuat agama Allah..Insyaallah…
  112. siti on January 9th, 2010 11:27 pm
    kang idayhac email nya mana? ga keliatan.
    takihidea@gmail.com
  113. tb.nursatya on January 15th, 2010 9:51 pm
    Disini hendak saya sharing silsilah saya sebagai tubagus banten sampai ke Hasanudin lanjut sampai Rasul dgn harapan yg belum tahu jalur silsilah jadi tahu..
    1. TB. NoerSatya Azmatkhan Al-Husaini
    2. TB. Gaharudin
    3. TB. Noerwendo
    4. TB. Hidayat
    5. TB. Somalaya
    6. TB. Shaleh
    7. TB. Asikin
    8. TB. Ahmad Mufahir
    9. TB. Mamak
    10. TB. Syarif Tanjul Arifin
    11. Pangeran Sageri @ Sugiri @ Sogiri @ Ash- Shogir (Jatinegara Kaum, Jakarta)
    12. Sultan Ageng Tirtayasa @ Abdul Fatah (Raja Banten ke-6 & Pahlawan Nasional)
    13. Sultan Abulmu’ali Ahmad (Raja Banten ke-5)
    14. Sultan Abulmufahir Muhammad Abdul Kadir (Raja Banten ke-4)
    15. Maulana Muhammad (Raja Banten ke-3)
    16. Maulana Yusuf (Raja Banten ke-2)
    17. Maulana Hasanuddin. Dimakamkan di Banten.
    18. Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati). Dimakamkan di Cirebon.
    19. Sayyid Abdullah Umdatuddin.
    20. Sayyid Ali Nuruddin/Nurul Alam.
    21. Sayyid Husain Jamaluddin. Dimakamkan di Bugis.
    22. Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin. Dimakamkan di Naserabad, India.
    23. Sayyid Abdullah. Dimakamkan di Naserabad, India.
    24. Sayyid Abdul Malik Azmatkhan. Dimakamkan di Naserabad, India.
    25. Sayyid Alawi ‘Ammil Faqih. Dimakamkan di Tarim, Hadramaut, Yaman.
    26. Sayyid Muhammad Shahib Mirbath. Dimakamkan di Zhifar, Hadramaut, Yaman.
    27. Sayyid Ali Khali’ Qasam. Dimakamkan di Tarim, Hadramaut, Yaman.
    28. Sayyid Alawi. Dimakamkan di Bait Jabir, Hadramaut, Yaman.
    29. Sayyid Muhammad. Dimakamkan di Bait Jabir, Hadramaut, Yaman.
    30. Sayyid Alawi. Dimakamkan di Sahal, Yaman.
    31. Sayyid Abdullah/Ubaidillah. Dimakamkan di Hadramaut, Yaman.
    32. Al-Imam Ahmad Al-Muhajir. Dimakamkan di Al-Husayyisah, Hadramaut, Yaman.
    33. Sayyid Isa An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
    34. Sayyid Muhammad An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
    35. Al-Imam Ali Al-Uradhi. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
    36. Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
    37. Al-Imam Muhammad Al-Baqir. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
    38. Al-Imam Ali Zainal Abidin. Dimakamkan di Al-Madinah Al-Munawwarah.
    39. Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib. Dimakamkan di Karbala, Iraq.
    40. Fathimah Az-Zahra’ binti Sayyidina Muhammad Rasulillah SAW.
  114. ashL on January 21st, 2010 5:25 pm
    masih banyak sejarah” Banten yg blm terkuak..
    oia, thx y..
    ^^,
  115. deva on January 30th, 2010 9:50 am
    waww keren, banten girangnya keren banget maksihh tuhh dah ditampilin
  116. krisna on February 2nd, 2010 5:25 pm
    barangkali ada yang dapat membantu saya, saya sangat membutuhkan silsilah dari syekh maulana mansyur dari kedua istrinya. terimakasih banyak atas bantuannya
  117. Aly on February 4th, 2010 3:08 pm
    pada kmna yah sjarah banten selengkapnya, biar kita lbih tahu banyk tntng bumi banten ini,,,terutama sebelum masuknya islam di daerah banten, trus terang aku juga pingin tahu banyak tentang banten…………………………….
  118. Syarifudin on February 14th, 2010 9:01 am
    pengen tahu kebenarannya dmn letak makam sultan Ageng Tirtayasa di benten lama apa di Tirtayasa krn smpai sekarang msh ada dualisme pengakuan
  119. riza bin boer on February 16th, 2010 1:38 pm
    Ass…Saudara-saudara setanah tumpah…ingsun memohon maaf terlebih dahulu kpd smua saudara,
    Mengenai sejarah Banten sampai sejarah para Sultan di Banten,mari kt mencari dari titik awal sampai akhir,ke aslian tentang sejarah tsbt,mari mencari dengan sumber yg telah tertinggal untk dpt mengguak sejara Tsbt yg Pasti adanya dan Benar adanya,tdk merujuk kpd tulisan-tulisan Belanda dll..tetapi merujuk kpd Peninggalan Terdahulu..yg Pasti dan Benar Adanya… Wsllm..
  120. sunan sofyan maulana ash-shiddiq on February 27th, 2010 11:01 am
    betul apa yg di katakan,saderek reza bin boer!!!
    karena sejarah yg di tulis leh belanda sering memanipulasi data2 sejarah yg sebenarnya….,tujuan’a tak lain untuk mengaburkan sejarah yg sebenar’a!!!!!!!
  121. sunan sofyan maulana ash-shiddiq on February 27th, 2010 11:43 am
    asw,punten bilih aya ktrunan eyang sake dimana wae ayana,abdai nyuhunkn silsilah dulur sadayana? saolna insyaallh abdi bade ngadamel risalah/buku para katurunan eyang sake,anu nyambung dina silsilah abdi!!!
  122. wee on March 12th, 2010 7:47 pm
    nyari sejarah sultan hasanudin di mna ?
  123. Denny Pratama on March 13th, 2010 8:37 am
    Assalamualaikum wong banten kabehan..
    saya mw tnya nich saya asli orang banten(pamarayan) cma lma d tangerang..ingin tw sejarah Banten khusus’a desa pamarayan..soal’a kata orang tua dulu d desa pamarayan trdapat bnyk cerita..kalau ada yg tw tlng kirim info’a k email saya..
    just_dhenie@yahoo.co.id
    hatur nuhun sadayana..
  124. riza bin boer on March 25th, 2010 2:29 pm
    Ass,….Saudara setanah tumpah…Mari kita menggali & mencari tentang sejarah Bangsa kita dimulai darititik nol,dan untuk Saderek sunan sofyan maulana ash-shiddiq,mari kita menggali& mencari walau itu dimaulai dari silsilah Saderek,inssya Allah…dengan cara iman islam akan terkuak lah sejarah/nasab saderek,kita tidak boleh meninggalkan sejarah,bukan untuk menyombongkan diri tapi untuk keaslian dan pembelajaran diri,..karna Bangsa kita adalah Bangsa yang Beragam dan Besar,akan malu lah kita pada pendahulu Bangsa,bila kita hanya menyombongkan diri….buat sadayana wong Banten..mari memulai lagi kejayaan Bangsa Banten,dimulai dari diri pribadi masing-masing…agar Para Pendiri Banten,sampai pendiri Kesultanan Banten,melihat anak cucu wong Banten yang bejiwa besar/kesatria bangkit dari semanggat yang telah di tinggalkan kepada kita semua….Amin…..
  125. abdulz on April 17th, 2010 3:18 pm
    dBanten ada dinasti lg ya? akur sedulur,
  126. cipphy on April 22nd, 2010 5:35 pm
    berita.na kurang lengkap. kalau bisa, ada peninggalan-peninggalan.na.,
  127. rony firman firdaus on May 2nd, 2010 6:42 pm
    hahahahahhahahahah, saya turunan dari kesepuhan sunan gunung jati,suruh siapa banten dipisahkan jadi provinsi? tidak menghargai nya ….jeripayah kalu memisahkan berarti itu “bukan…….”
    wassalam
  128. Tubagus Sukmawijaya on May 6th, 2010 7:01 pm
    Asslm. Aduh ngiri euy……saya kehilangan silsilah keluarga dari saya keatas. Anak turunan saha kuring teh !?. Saya Tb. Endang Sukmawijaya bin Tb.Dadeng Nitiwijaya bin Tb.Anja Sriwijaya tah teu nyaho deui terusna. Kalau ada yg tahu tolong ya…smoga Alloh membalas kebaikan anda semua. Khusus ka Teh Arum Kusumawardhani minta bantuannya. Htr nuhun. Wasslm.
  129. Aing UrANG bADuy on May 11th, 2010 10:29 am
    esina kurang lengkap sia teh,… critrakeun sampe A – Z, esina masih keneh mentah,
  130. riza bin boer on May 22nd, 2010 1:13 pm
    Assalamualaikum…Wr…Wb…Tanggapan untuk saudara rony firman firdaus yang katanya keturunan kesepuhan dari Sunan Gunung Jati. Mohon Maaf saudara se Iman Islam,
    (kutipan,rony firman firdaus) hahahahahhahahahah, saya turunan dari kesepuhan sunan gunung jati,suruh siapa banten dipisahkan jadi provinsi? tidak menghargai nya ….jeripayah kalu memisahkan berarti itu “bukan…….”
    apakah saudara roni benar-benar asli dari keturunn atw hanya bikanan BELANDA…??? ko bisa yaaa dengan seenaknya tertawa….. Mohon maaf sekali lagi……. Wassalammuakaikum…Wr..Wb…
  131. Maman Rohman on May 27th, 2010 2:01 pm
    Sangkuriang ada pada Cerita Babad Alas Ujung kulon dan Alas Bandomoso Jateng. Sangkuriang adalah anak Dayang Sumbi dan Si Tumang (Dewa Kiswara ) Dewa Kiswara adalah Kaka beradik dengan Dewi Solasih (keduanya anak Ki Muhidin), kakak beradik berselingkuh hingga hamil, diketahui oleh Patih utusan Alas Roban Bondowoso yang mau meminang Dewi Solasih, akhirnya gagal pinanganya dan dilaporkan pada ki Muhidin, kaka beradik yg berselingkuh dihukum, yang satu(Dewa Kiswara) dilempar ke arah utara jatuh di Ciamis jadi anjing Tumang, Dewi Solasih dilempar ke Selatan jatuh di sukabumi (bumisuka) jadi Babihutan, Babi hutan hamil melahirkan anak perempuan di dalam gua yang dipungut oleh Raja Siliwangi diberi nama Dayang Sumbi. Dayang Sumbi hamil oleh si Tumang yang sebenarnya adalah Bapanya juga punya anak Sangkuriang. Sangkuriang dan Dayang Sumbi sakti karena selalu di asuh oleh Dewa Kiswara dan Dewi Solasih,namun akhirnya setelah Tangkuban Perahu sangkuriang dan Dayang Sumbi di insyapkan oleh kakek Buyutnya Ki Muhidin di Gunung Kupak Banten.Bukti Cerita Ciamis dari Cai Amis kelapa Dewugan,di Banten ada Ciomas. Gunung Burangrang dari Boeh rangrang (hasil tinunan Dayang sumbi)yang di simpan di atas pohon jati yang luhur untuk mengelabui sangkuriang (Jatiluhur)waduk sekarang. Cerita sangat panjang dan pernah di pilm sinetronkan bukan di layar lebar. (wallahu alamu)
  132. Muhammad Abdullah on May 31st, 2010 8:53 pm
    Ass.wr.wb.ka palawargi sadayana nupenting urang ulah hilap dorong do’a ka karuhun, sare’ng kedah neraskeun tapak tilas kasaeanana dina nanjeurkeun kaimanan sarta kaislaman. ulah kadeseh ku kahirupan modern nu matak seueur mafsadatna tibatan maslahatna.sing beudas merangan hawa nafsu nu aya dina diri. mudah2 an mendak karidoan tinu kagungana sarta ijina.amin. gaduh ajian saefi(sae fikiran), ajian bk(buka kabohongan diri), ajian sapujagat ( salameut dunya oge kaakherat ).wasiat seupuh.com
  133. acggdsb on June 2nd, 2010 5:11 pm
    Ass. Wr. Wb.
    Punten…
    Sejarah Banten pnh rahasia / misteri krn mrpkn kunci yg brhbgn dgn ms dpn bangsa n negara Indonesia shingga tdk byk org tau siapa, apa, bgmn, knp, kapan n dmana yg sbnr-nya ttg Banten….trkecuali bhw org tsb mrpkn titisan (ktrnn asli) atw org yg tlh atw akan mmperoleh amanah, yg benar n jujur dlm sikap, sifat, prbwtn srta ucapannya yg ssuai dgn ajaran Islam yg bnr.
    Sejarah / literatur / kisah / cerita / dongeng (lisan maupun tulisan) sebagian bsr bnr adanya namun isi n maknanya hrs ttp dcari, dpelajari n ditelaah scr jeli n bnr dlm mncari fakta2 yg bnr melalui usaha n doa yg ikhlas n bnr.
    Mhn Maaf jk ad yg krg atw slh dlm komentar ini krn aq jg manusia yg msh byk khilaf n tdk bs apa2 krn msh slalu mncari jati diri sbagai manusia yg msh hina d mata Allah SWT.
    Wass. Wr. Wb.
    A.C.G.G.D.S.B.
  134. BEDOG MALIRE on June 12th, 2010 8:56 am
    Dilereuskeun, ari Sunan Gunung Djati ajeun na sanes urang Aceh/Pasai, kade bisi kasasar, sajarah ayeuna teh sanes padameulan urang SUNDA, kade nya…geura narindak. “GALI SEJARAH TEMUKAN KEBENARAN”.
  135. Jufri Tubagus Jacob on June 27th, 2010 6:21 pm
    Ass.wr.wb. Sekitar tahu 1832 Belanda membuang 13 orang jawara dari tanah Banten ke Tanah Minahasa tepatnya di Desa Lahendong (kini disebut kampung Jawa Tomohon)Kota Tomohon Sulawesi Utara (kira 1,5 jam dari Manado). Diantaranya Tubagus Buang dan Abu Salam. 13 orang ini menikahi gadis2 Minahasa. Berdasarkan silsilah saya turunan ke-5 dari Tubagaus Buang. Sayang makam dari pejuang2 ini tidak berjejak di Tanah Minahasa meskipun dalam sejarah Minahasa mereka disebut-sebut.Menurut cerita dari kakek saya makam (kuburan) mereka tidak ada jejaknya karena permintaan dari Tubagus Buang cs untuk tidak meninggalkan jejak agar nanti anak,cucu dan turunannya tidak mengeramatkan kuburan mereka. Wallahu a’lam bisshowab. Dalam kesempatan ini saya ingin menginformasikan kepada handai tolan di banten dan dimana saja, bahwa sesungguhnya di Sulawesi Utara darah Banten mengalir untuk negeri ini. Sekaligus saya ingin menjalin silaturrahmi dengan semua warga Banten terutama yg ada pertalian darah. saya juga ingin mendapatkan Buku Sejarah Lengkap tentang Banten karena kami ingin membentuk Kerukunan keluarha Tubagus Buang di Sulawesi Utara. Wss.wr.wb
  136. Tb.Mansur Abdullah on July 4th, 2010 9:44 am
    Assalamu’alaikum, dulur2 seketurunan Banten. saya juga merasa kehilangan dengan silsilah kita, namun yg sy mau komunitas Banten se JABODETABEK tetap eksis dan buat pertemuan AKBAR setahun sekali di Jakarta. nuhun/Keluarga besar Alm.KH Abdullah Sofian -Pejompongan Jakarta.
  137. tri ilma on July 7th, 2010 11:19 am
    Assalamualaikum…
    Berbicara mengenai sejarah banten merupakan sebuah kajian yang sangat menarik..banyak data-data mengenai banten namuin sayangya semua itu berada di perpustakan Leiden di Belanda…Bagi dulur2 sadayana yang memiliki data menegnai upaya rekonstruksi kesultanan banten..dimohon bisa berbagi ilmunya..hatur nuhn..salam takdjim untuk semua masyarakat banten tercinta.
    dari
    Tri Ilma
    (triilma@yahoo.com)
  138. doni on July 14th, 2010 12:27 am
    banten tengah teh pamarayan sanes….? kmaha sjrah na tah..?
  139. revo charlie on July 17th, 2010 4:53 am
    sungguh bahagia org yg punya gelar
    tb…tapi kbnyakan yg skr…tbc
    tukang bohong cerita….
    silsilah…sdh bnyk beredar…tggl copy…
    slesai dah…
    siap yg tau keseharian…sultan,n..mana buku nya…
    pasti gk da yg punya…
    wahai saudara ku…buanglah..jauh2…gelar tb..
    jadilah diri sendiri…
    belajar bgmana jalan pulang…
    smga alloh mnjd kan mu sprti gunung..
    walau yg dtng topan skalipun,tapi kmu tdk berubah
    {malik gila}
  140. rusdi on July 26th, 2010 9:35 am
    hidup banten semoga banten menjadi provinsi yang subur makmur’yang akan menjadi provinsi paling di segani dan di hargai d tanah air indonesia raya.
    amin_amin yaroballalamin
  141. rusdi on July 26th, 2010 10:05 am
    ada tambahan dikit ne.oia aku asli org banten tepatnya aku di desa parungkokosan kec cikeusik kab pandeglang kp……..di sana ada situs prasasti batu tumbung(jenis kelamin perempuan red) aku mau tanya ama yg tau sejarah nya ne bagaimana si ceritana dan sau lagi yg aku mu tanya patung arca ganesa dan arca siwa yg berasal dari taman nasional ujun kulon.ko sekarang ada di museum fatahilah jakarta.kenapa gak di simpan dan di urus di banten aja.wat pemprov banten tlg donk di sana di bangun gedung miseum untuk menyimpan situs2 purbakala peninggalan jaman dulu,agar masyrakat banten gak bingung untuk mencari dan menelusuri sejarah banten.nb…di ujungkulon ktnya pd jaman dlu ada kerajaan purnawarman yg menyebarkan agama hindu dari india yang skrg konon ktnya msih d pegang teguh oleh masyrkat suku baduy.dan arca siwa dan arca ganesha itu adalah peniggalan krajaan purnawarman yg menyebarkan agama hindu.dan benarkah(prabu pucuk umun)itu adlah raja dari keajan purnawarman?
    di antos jawaban nana nya hatur nuhun sa te acana……….
  142. ger on July 31st, 2010 2:05 pm
    jangan, lupakan sejarah. dulur2 bejaan ka anak2 urang sejarah bapak urang, aki, uyut, ……karuhun
  143. ACENG SYARIFUDIN, S.Pd.I on August 18th, 2010 4:48 pm
    Assalamu’alaikum Wr.Wb; Kepada semua saudaraku se-banten dan se-Nusantara, juga se-Dunia, bagi yang ingin memiliki buku fotocopy ‘SEJARAH BANTEN MASA LALU” dapat anda telp/sms ke 085283160181 atau 087771268410, Insya Allah Saya dapat membantunya?
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb;
  144. sidik & rozi on August 19th, 2010 1:18 pm
    menurut bapak saya banten ni gak kayak gini…….
  145. Andy on August 28th, 2010 2:31 pm
    ass.wr.wb.
    saya andy, saya mau tau lbh banyak tentang silsilah TB. Buang. kalau ada saudara sadulur ti Banten atau luar Banten yang mengetahui silsilah dan letak makam TB. Buang tolong di email ke saya ( ar_ampgalih@yahoo.com ).
    Saya sangat ingin mengetahui silsilah TB. Buang karena menurut Alm. Bapak saya yang diberitau oleh seorang sesepuh dari daerah Malingping ( yang kemudian sesepuh itu menghilang entah kemana setelah memberitau kepada Alm. Bapak saya ) kalau sebenarnya Alm. Bapak saya masih keturunan dari TB. Buang.
    Dan kalau saya sudah mengetahuinya Insya Allah saya ingin Ziarah ke makam TB. Buang.
    Terimakasih sebelum dan sesudahnya.
  146. Raden suwandi on August 30th, 2010 5:39 pm
    kata nya saya keturuna raden’ dari bapk’ kakek sampe buyut ada nama raden nya, pi blom sempet cerita’ merka da pd meninggal’ tolong dunk klo tau silsilah raden dr mn ja krm ke emil saya TQ.
  147. asma albantani on August 30th, 2010 8:46 pm
    SYA DRI BANTEN JUGA. saya saya pengn tau nama sultan2 banten. sya bangga jadi orang banten yg bnyak budayanya…
  148. asma albantani on August 30th, 2010 8:51 pm
    pokonya banten tu bnyak budayanya, jd harus kita lestarikan. juga bnyak tempat2 yg bersejarah.
  149. M Nasir on September 2nd, 2010 3:30 pm
    Sewaktu saya masih remaja Timur, sekitar tahun 1975, saya belajar di sebuah pondok pesantren di tepi Bengawan Solo, Widang, Tuban, Jawa Timur. Anehnya, ketika kiai mengajar ngaji selalu menggunakan bahasa Banten, padahal dia bukan orang Banten. Bahasa Banten hanya digunakan untuk mengartikan kitab-kitab kuning saja di Jawa Timur. Kenapa ya? Apakah dulu guru-guru para kiai di Jawa Timur berasal dari Banten? Saya tidak tahu.
    Ini cerita lain lagi, saya pernah baca karya sastra jawa, Serat Centini. Dalam karya sastra itu diceritakan adanya seorang pria muslim yang suka tirakat bernama Danadarma. Dia diceritakan pernah berguru di dekat Gunung Karang, Pandegelang, Banten. Apakah tempat ini dulu sebagai tempat mencari ilmu atau cerita khayalan penulis Serat Centini?. Mohon pencerahan.
    Terima kasih.
  150. Wiguna on September 14th, 2010 6:37 pm
    sy lg nyari kisah ki mas jong !!
  151. Tjetjepo Baduy Bukan on September 14th, 2010 7:02 pm
    Assalamu’alaikum dulur-dulur…….. Kaka jeung Teteh…. kum bae sakabehna nya……
    Teu sangka lur, barang kula mukaan ieu buku. eh buku ta naon ieu ngarana.. ja kula mah helok………. ja doang nongton “tipi” bae deuleu……. tapi kukituna lur….. asana kula haren jasa barang macaan surat ti dulur sakabeh…. teu nyana… horeng palalinter jasa…… nyarahoeun riwayat kokolot kula anu baheula….. hemeng kula mah lur……. beneran hemengna…. boga dulur palalinter kitu…beu.. ambeu… jadi nambahan kanyaho kula mah barang nongton “tipi” ieu mah….. anu tadina kula ngan nyaho saeutik… ayeuna jadi nambahan kanyaho kula… geus heubeul kula maca buku sajarah banten anu ditulis ku Ki Halawani Michrob dulur kula… ayeuna eta buku nu ngan hiji-hijina ge leungit aya nu nginjeum teu dipulangkeun deui… aya deui buku sajarah banten anu nyorang dijual di toko-toko buku di kota serang….. tapi ayeuna mah kula ge geus teu nyaho eta toko-toko buku ngajual keneh henteuna……. ari usaha mah sugan jeung sugan burung aya keneh atawa panggih keneh jeung buku sajarah banten anu pada nareangan eta…. di doakeun ku kula sugan dulur-dulur bisa manggihan eta buku anu ditareangan….. hampura lur kula teu bisa mantuan……….
  152. Tjetjep Baduy Bukan on September 14th, 2010 7:03 pm
    Hampua aya nu tinggaleun.
    Wassalamu’alaikum Warohamtullohi Wabarokatuh….
  153. Tjetjep Baduy Bukan on September 14th, 2010 7:16 pm
    Assalamu’alaikum dulur.
    Kutipan:
    RIWAYAT PEMBENTUKKAN
    PROVINSI BANTEN
    Kegembiraan masyarakat Banten menanti lahirnya Provinsi Banten, denyutnya terasa di seluruh lapisan masyarakat sejak beberapa bulan terakhir ini.
    Puncaknya adalah tanggal 4 Oktober 2000, bertempat di Gedung MPR/DPR RI, ribuan masyarakat Banten yang sengaja datang ke Jakarta ingin menyaksikan secara langsung detik-detik bersejarah, dimana RUU Provinsi Banten akan disyahkan melalui Sidang DPR RI menjadi Undang-undang.
    Kita semua berharap, ini bukan menjadi akhir dari sebuah perjuangan, akan tetapi merupakan usaha awal perjuangan masyarakat Banten yang dikenal sebagai masyarakat agamis, untuk menata wilayah dan masyarakatnya sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
    Berkaitan dengan masalah tersebut, tidak ada salahnya bila kita runut kembali kronologis perjalanan masyarakat Banten dalam usaha memperjuangkan Wilayah Banten menjadi sebuah Provinsi.
    TAHUN 1953 :
    Keinginan untuk membentuk Provinsi sendiri mulai muncul, tepatnya tiga tahun setelah Jawa Barat resmi menjadi Provinsi.
    TAHUN 1963 :
    Terbentuk Panitia Pembentukkan Provinsi Banten yang dipelopori oleh sejumlah tokoh masyarakat Banten, antara lain; H. Tb Gogo Sandjadirdja, Ayip Dzuhri, Tb. Ayip Buchori, Tb. Suchari Chotib dan Tb. Mansyur Makmun.
    TAHUN 1964 :
    Panitia Pembentukkan Provinsi Banten mengirim utusan ke Mendagri. Kedatangan utusan dari Banten yang membawakan aspirasi masyarakat dirasa bak gayung bersambut oleh Pemerintah yang saat itu diwakili oleh Mendagri dengan mengatakan bahwa Pembentukkan Provinsi Banten sudah pasti karena sudah menjadi bagian dari rencana Pemerintah.
    TAHUN 1965 – 1966 :
    Panitia Pembentukkan Provinsi Banten disusupi oleh unsur PKI, sehingga kemudian dilakukan pembersihan.
    Meski telah dilakukan pembersihan, rupanya Pemerintah masih merasa khawatir bila orang-orang PKI itu akan merusak stabilitas negara. Karena itu Pemerintah pusat mengambil kebijakan untuk memperkuat pertahanan wilayah melalui pembentukkan Koremba (Komando Resort Militer Banten) yang kemudian menjadi Korem 064 Maulana Yusuf.
    TAHUN 1966 – 1967 :
    Para penggagas Provinsi Banten terus berusaha mewujudkan terbentuknya Provinsi Banten.
    Sayangnya, sekitar tahun 1967, geliat perjuangan itu terhambat seiring dengan dilakukannya pemeriksaan terhadap tokoh PSII yang juga Ketua DPR-GR (Gotong Royong) M. Sanusi, Tb. Kaking dan Rachmatullah Sidik oleh Kodam III Siliwangi.
    Puncaknya, Panglima Siliwangi HR. Darsono menuding upaya para aktivis Pembentukkan Provinsi Banten menggunakan pola PKI.
    TAHUN 1968 :
    Melalui tiga Pengurus Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) Pusat, Brigjen Ali Moertopo yang saat itu menjabat Aspri Politik Presiden Soeharto meminta agar Pimpinan KAPPI Jawa Barat tidak membahas soal Pembentukkan Provinsi Banten dalam Rapat Pimpinan Pengurus KAPPI Jabar di Serang.
    TAHUN 1971 :
    Harapan dan keinginan masyarakt Banten untuk membentuk Provinsi sendiri menjadi musnah, setelah DPR-GR se wilayah Banten mengatakan waktunya belum tepat.
    TAHUN 1997 – 2000 :
    Keinginan masyarakat Banten untuk mewujudkan daerahnya menjadi sebuah Provinsi kembali digulirkan.
    Di Pusat, Eky Syahrudin dan kawan-kawan tampil mewakili masyarakt Banten dalam usaha memperjuangkan wilayah Banten menjadi Provinsi.
    Walaupun kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat dan Jawa Barat, perjuangan tetap dilakukan.
    Puncaknya, pada bulan Juli 1999, di Mandalawangi di deklarasikan Komite Pembentukkan Provinsi Banten (KPPB) yang diketuai oleh Drs. H. Uwes Qorny dan Sub Komite Pembentukkan Provinsi Banten (SKPPB) Pandeglang diketuai oleh Drs. H. Aceng Ishaq.
    Setelah itu diikuti pembentukkan SKPPB di Serang, Lebak, Cilegon dan Tangerang.
    Setelah KPPB, terbentuk Kelompok Kerja Pembentukkan Provinsi Banten atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pokja.
    Walaupun telah terbentuk kedua organisasi itu, keinginan pembentukkan Provinsi tersebut tidak luput dari kendala.
    Alasan sumber daya manusia (SDM) dan pendapatan daerah dijadikan isyu politik oleh Pemerintah Jawa Barat untuk menghambat berdirinya Provinsi Banten.
    Namun perjuangan masyarakat Banten tidak surut, hingga Pemerintah merespon dengan sungguh-sungguh.
    Respon yang sungguh-sungguh dari Pemerintah ternyata tidak serta merta menjadikan Banten segera menjadi Provinsi sampai tiga kali ternyata rencana pengesahan RUU Provinsi Banten ditunda, yaitu pada tanggal 17 Maret, 22 Mei dan 8 September 2000.
    Dengan kegigihan dan kesabaran para tokoh masyarakat Banten, Alhamdulillah, perjuangan itu berhasil dan 4 Oktober 2000 RUU Provinsi Banten disyahkan menjadi Undang-undang.
    Pengaruh paling besar yang akan terasa adalah pemangkasan jalur birokrasi yang selama ini menuju ke Gedung Sate, setelah Banten menjadi Provinsi maka kebijakan akan diputuskan sendiri sendiri berdasarkan keinginan masyarakat wilayah Banten.
    Pemangkasan jalur birokrasi ini dapat lebih mendorong minat investor khususnya dari mancanegara untuk berinvestasi di Indonesia.
    Diharapkan dengan makin baiknya iklim investasi khususnya di Banten mampu menghasilkan Multi Plyer Effect, sehingga tercipta kesempatan bekerja dan berusaha lebih luas sebagai wahana peningkatan taraf kehidupan masyarakat.
    Wallahu a’lam bi showab.
    Hampura mun kula rada nyalawading nya lur….
    Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
  154. oni on September 18th, 2010 10:13 am
    Hatur nuhun ka sadaya dulur2 khususna nu ti banten jeung umum na nu Bagi bangsa INDONESIA.
    Atas bagi pengetahuan tentang sejarah Banten.
    Saya pribadisebagai warga asli banten belum mengenal banyak tentang sejarah Banten,
    Terus terang saya ini kepengen tau tentang sejarah Sultan Maulana Hassanudin Banten, apalagi sampai mengenal gambarnya, Wali songo aja ada yang bisa menggambar/ melukis masa sultan hassanudin ga ada yang bisa.
    Ada yang bisa ga yah, biar lebih apdol gituh pengetahuan tentang sejarah bantenya. terima kasih
  155. edi on September 19th, 2010 9:31 am
    Punten Kang…kalo ngga salah denger/baca Sunan gn.Jati adlh Cucu dari Prabu Siliwangi Pajajaran. Beliau terlahir dari pasangan Syeh Abdullah sang ayah (dari Mesir) dan sang Ibu bernama NyaiMas Rara Santang (Salah satu puteri dari Prabu Siliwangi). Kenapa Puteri Prabu Siliwangi bisa nikah dengan orang Mesir? Alkisah pada saat Menunaiikan ibadah haji mereka putra-puri Prabu Siliwangi (Walang Sungsang sang Kakak dan Rara Santang sang adik)bertemu dengan seorang penguasa sekaligus Ulama dari Mesir, Rara Santang dipersunting oleh penguasa Mesir tsb, kemudian di karuniai dua orang putra, yakni : 1. Syarif Hidayatullah yg dikemudian haripergi ke Indonesia melewati beberapa daerah diantaranya Samudera Pashe dan berakhir menemui Uwa/Pak Denya diCirebon yakni Pangeran Walang Sungsan/Cakra Buana/Mbah Kuwu Cirebon dan msih bnyak nama lainnya…kemudin dinikahkan dengan putriPakdenya dan di jadikan/diangkat penguasa di Cirebon menggantikan PakDenya kemudian bergelar Sunan Gunung Jati Purbawisesa.
    2. Syarif Arifin tetap bermukim di Mesir. Kesimpulannya SunanGunung Jati berdarah campuran yaitu Pajajaran dan Mesir n sorry kalo ada salah dalam menafsirkan buku “Babad Tanah Cerbon ” yang dikarang oleh YTH Bapak Sulaiman Sulendraningrat.
  156. edi on September 19th, 2010 12:00 pm
    Sultan Hasanuddin Banten adalah salah satu Putera Sunan Gn.Jati yang terlahir dari salah seorang isteri Sunan Gn.Jati bernama Nyaimas Kawunganten, Hasanuddin masih mempunyai saudara seibu dan seayah diantranya Ratu Winaon.
  157. Ricci Perdana on October 3rd, 2010 2:42 pm
    saya itu bingung……
    maen didaerah ciruas sy facenya cirebon
    maen didaerah ciceri sy face n logat sumatera
    maen didaerah rangkas, kalodran, pandeglang face n logatnya sunda….
    jadi saya asli mana kaga tw…….
    ortu laki2 keturunan jawa banten
    ortu perempuan mati obor……mpe keatas
    tp ga masalah sy asli banten atw ga……
    intinya sy ucapkan terima kasih msh ada yg peduli de sejarah2 banten…..
    tp kenapa yg menonjol hanya para petinggi2 banten, tdk menampilkan orang2 sakti yyg juga turut membantu perjuangan banten c/o Ki Sayar di krg asem, buyut mas keran di sayabulu, ki rizqi di taktakan dan masih banyak lagi…..
    thx 4 all…..have been explained it….
  158. Ade Marpudin on October 14th, 2010 3:54 pm
    Terimakasih kepada teteh yang telah memperkaya khazanah pengembangan pengetahuan ke-Banten-an dan saya bersyukur telah diberikan kesempatan untuk membaca tulisan teteh ini. Ada beberapa hal yang mesti teteh lakukan juga dalam teknik penelitiannya guna menghasilkan kedekatan dan keakuratan sejarah yaitu dengan melakukan pula penelitian secara hypermetafisika sebagaimana yang diajarkan oleh Al-Farabi… sebab memang banten itu menantang untuk diteliti baik secara ilmiah maupun non-ilmiah, khususnya sejarah mengenai kerajaan Sunda Buhun…… selamat mencoba
  159. Tubagus Ahmad Kamil on October 28th, 2010 4:03 pm
    ass.wr.wb
    Maaf,,saya ingin sekali mengetahui keberadaan makam
    Tubagus Husen..!!
    Karena ini adalah Tugas saya sebagai keturunannya..
    saya sudah berusaha mencari keberadaan makam Tubagus Husen namun tak ada hasill.
    Adakah yg mengetahui keberadaan Makam Tubagus Husen..???
Leave a Reply











Diskusikan artikel ini di Forum Desain

  • About

    IAI didirikan secara resmi pada tanggal 17 September 1959 di Bandung. Pada usianya yang ke-46, IAI telah beranggotakan lebih dari 9000 arsitek yang terdaftar melalui 26 kepengurusan daerah dan 2 kepengurusan cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, dan salah satu yang terbesar adalah IAI Banten.

2 komentar:

  1. Terimakasih buat semua atas informasi yhang disampaikan ke kang Andi juga Ki Jigorekso, Kita Berasal dari Yang Maha Satu dan akan kembali semua ke Yang Maha Satu.

    BalasHapus
  2. Assallamualaikum wr wb.... bagi saudara saudara saya yang perlu silsillah banten dari nabiullah Adam As sampai ke sultan ageng tirtayasa dan sampai ke Kolonel H Tubagus Suwandhi bin Tubagus Ali KHUSEIN silahkan contack saya,,, bbm pin 24efcff0

    BalasHapus